Yeni Galuh Forum
Hallo...!



 
IndeksPendaftaranLogin

Share | 
 

 Keringat Berlebih Yang Bikin Resah

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
YENI GALUH NURPRATIWI
-= Eyang Putri =-
-= Eyang Putri =-


Female
Jumlah posting : 2770
Location : KAHYANGAN
Job/hobbies : Beauty is my Life
Registration date : 05.10.07

PostSubyek: Keringat Berlebih Yang Bikin Resah   Sun Nov 11, 2007 2:16 pm

lol! KERINGAT BERLEBIH YANG BIKIN RESAH

Keringat yang keluar berlebih kerap bikin masalah. Selain menimbulkan bau badan, kelebihan keringat juga dapat menandakan gejala penyakit serius. Jangan sepelekan, karena bisa mengancam keselamatan jiwa.

Perlu diketahui, keringat diproduksi oleh kelenjar keringat atau kelenjar sebacea. Letaknya berada di jaringan bawah kulit. Kelenjar keringat memproduksi cairan keringat atas perintah sususan syaraf otonom.

"Sususan syaraf otonom bekerja tanpa kesadaran manusia. Sama seperti detak jantung, gerak usus, gerak napas, serta keadaan ingin buang air kecil atau besar," papar Dr. Imran Nito, SpPD dari di RS Omni Medical Center (Ongkomulyo), Pulomas, Jakarta Timur.

Kelenjar keringat yang dipengaruhi sususan syaraf otonom ini, lanjut Imran, bersifat unik. Sebab dapat mempengaruhi kelenjar keringat yang bukan berada di daerah umum, melainkan di daerah-daerah khusus.

"Misalnya, pada orang yang gugup atau ketakutan, telapak tangannya basah karena keringat, sementara badannya tidak. Namun, bagi orang normal, jika berolahraga badannya yang akan berkeringat, tetapi telapak tangannya kering tidak berkeringat. Ini yang membedakan kelenjar-kelenjar keringatnya."

Keringat yang keluar dari tubuh, selain dipengaruhi susunan syaraf otonom, juga dipengaruhi susunan syaraf metabolik. Pada sebagian orang, justru komponen metabolik tubuhnya yang memengaruhi kelenjar keringatnya, yang memacu keringat diproduksi lebih cepat dan banyak. Kelainan metabolisme ini salah satunya adalah kelebihan hormon tiroid atau hipertiroid.

PENYEBAB BAU BADAN
Kelenjar keringat yang memproduksi komponen air keringat ini, kata Imran, dipengaruhi faktor hormonal. Sehingga, ada sebagian orang yang memiliki komponen minyak atau lemak pada cairan keringatnya lebih banyak dibandingkan dengan yang lainnya.

Ketika cairan keringat keluar dari tubuh dan muncul di permukaan kulit, akan dicerna oleh bakteri atau mikroorganisma yang hidup secara saprofit atau parasit (menumpang) di permukaan kulit. Cairan keringat ini lalu teroksidasi dan terfermentasi oleh bakteri.

Hal inilah yang membuat keringat menjadi berbau setelah keluar dari tubuh. Kondisi ini biasa disebut dengan bau badan (BB). Padahal, pada awal keluarnya, cairan keringat berwarna bening dan tidak berbau. "Seperti makanan, jika sudah terkena bakteri ia akan terfermentasi dan berubah menjadi basi dan berbau busuk."

Pada beberapa orang yang memiliki material lemak yang banyak di dalam keringatnya, ketika keluar di daerah-daerah yang lembap lalu dicerna oleh bakteri, bau keringatnya akan menjadi lebih menyengat dibandingkan orang yang material lemak keringatnya tidak terlalu banyak atau normal.

Oleh karena itu, pada orang normal bakteri yang ada di permukaan kulitnya tidak akan terlalu banyak mencerna cairan keringat yang keluar. "Jadi, bau keringat pada orang yang komponen lemak keringatnya normal, akan tercium samar-samar atau tipis saja," kata Imran.

Keringat paling banyak keluar di daerah kepala dan punggung. Namun, keringat di kepala dan punggung tidak berbau karena berada di daerah yang lebih terbuka, sehingga lebih cepat kering.

Lain halnya dengan keringat yang keluar di daerah lembap, seperti ketiak, lipatan paha, lipat payudara, atau perut yang posisinya tersembunyi. Bau keringat di daerah ini sukar untuk lepas karena air keringatnya terbendung dan sulit untuk cepat kering.

Menurut Imran, Indonesia sebagai negera tropis, tingkat kelembapannya cukup tinggi. Tidak seperti di Timur Tengah yang panas namun kering. Sehingga, iklim yang lembap bisa mengakibatkan keringat terasa lebih berbau.

Jadi, bagaimana cara mengatasi bau keringat yang tidak enak? Menurut Imran, cara menanggulanginya bisa dengan mengurangi jumlah bakteri yang ada di permukaan kulit orang yang memiliki komponen lemak lebih banyak. Dapat juga dengan mempersingkat proses oksidasi atau fermentasi oleh bakteri di kulit. Misalnya dengan menggunakan deodoran.

Namun, lanjut Imran, ada beberapa orang yang memang memiliki bakat memproduksi lemak keringat lebih banyak. Sama halnya seperti orang yang berambut keriting, kulit wajah berminyak atau kering. Sehingga, tak dapat dibantu hanya dengan deodoran saja. Ia harus menanamkan kesadaran pada dirinya untuk lebih menjaga kebersihkan tubuh.

"Misalnya, lebih sering membersihkan ketiaknya saat berkeringat dengan sabun atau tisu, jangan memakai baju ketat, dan hindari berat badan berlebih. Gunakan baju yang longgar agar keringat di tubuh cepat menguap dan kering."

Untuk menghindari banyaknya bakteri di daerah yang lembap, Imran pun tidak melarang orang mencukur bulu ketiaknya. Bulu ketiak berfungsi menangkap keringat yang dapat mengakibatkan bau. Oleh karena itu, mencukur bulu ketiak dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi bau keringat.

:hhmm:

_________________
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://yenigaluh.forumotion.com
HAN'
[YG]-=Silver=-
[YG]-=Silver=-


Male
Jumlah posting : 339
Age : 41
Location : |Kerajaan KAHYANGAN|
Registration date : 02.11.07

PostSubyek: Re: Keringat Berlebih Yang Bikin Resah   Mon Nov 12, 2007 7:12 pm

ow begono yah..baru tau sayah :hhmm:... ngumpet
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.indeves.tv
 
Keringat Berlebih Yang Bikin Resah
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» TANYA MODEL NININ 250 2012 terbaru
» [HELP GAN] NAFAS MOTOR PENDEK
» [WTA] ada yg tau pembuat suara dengung untuk pengganti suara knalpot STD ga???
» Konsumsi Bahan bakar sebelum dan sesudah ganti knalpot racing + jetting
» Hal-Hal yang dapat membuat kaum lelaki menangis

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Yeni Galuh Forum :: *** KAPUTREN *** :: -= Sasana Seger Waras =--
Navigasi: